ARENA SKOR – Sylvan Ebanks Blake, mantan pemain muda Manchester United, menggugat dokter bedahnya hingga 7 juta poundsterling atau sekitar Rp 112 miliar.
Gugatan ini terkait operasi pergelangan kaki yang dinilai tidak perlu dan mengakhiri karier sepakbolanya.
Striker berusia 39 tahun itu menyeret Prof James Calder ke Pengadilan Tinggi London.
Ebanks Blake mengklaim operasi yang dilakukan pada 2013 justru memperparah kondisinya dan membuatnya tidak bisa kembali bermain di level tertinggi.
Masalah bermula saat Ebanks Blake mengalami patah kaki pada 2013. Prof Calder kemudian melakukan operasi pada pergelangan kaki sang pemain.
Namun, Ebanks Blake yakin prosedur medis tersebut sebenarnya tidak diperlukan. Dia menilai operasi itu malah merusak kondisi kakinya secara permanen.
“Jika tidak rusak, jangan diperbaiki,” ujar pengacara Ebanks-Blake, Simeon Maskrey KC, di hadapan Hakim Lambert.
Pasca operasi, Ebanks Blake tidak pernah pulih sepenuhnya. Kondisi ini memaksanya pensiun dini dari sepakbola profesional.
Mantan pemain Wolverhampton Wanderers itu mengklaim tidak pernah dimintai persetujuan yang tepat sebelum operasi. Hal ini menjadi bagian penting dari gugatannya.
Ebanks Blake menyebut prosedur yang dilakukan Prof Calder sebagai tindakan merusak yang mengakhiri karier papan atasnya lebih cepat dari seharusnya.